OUTING CLASS BOARDING SCHOOL MAN 2 SURAKARTA

Surakarta (16/10/2018)

Boarding School MAN 2 Surakarta adakan pembelajaran di luar kelas (OUTING CLASS) mata pelajaran Biologi di Organisation for Industrial Spiritual and Cultural Advancement (OISCA) Karangpandan Karanganyar Jawa Tengah. Dengan mengambil tema “Mewujudkan Generasi Muda Berjiwa Wirausaha (Interpreneur) ”

Agenda merupakan program Boarding School yang dilaksanakan setiap tahun pada kelas X Peminatan IPA di tempat yang berbeda sesaui dengan kebutuhan pada waktunya. Tahun ini memilih tempat yang representatif sesuai dengan mata pelajaran Biologi (IPA) tentang budidaya tanaman buah – buahan.

Pimpinan Boarding School MAN 2 Surakarta (Madiono) dalam penyerahan siswa menyampaikan bahwa siswa perlu dibekali keterampilan kewirausahaan tentang bagaimana membudidayakan sampah organik dijadikan pupuk sebagai media penyemaian, cara menanam bibit, serta bisa membuat jahe bubuk yang bisa dikonsumsi sebagai minuman segar ini merupakan produk dari siswa siswi Boarding School.

Selanjutnya dia menambahkan bahwa hasil dari kegiatan ini adalah siswa bisa menyerap ilmu dari OISCA sehingga bisa mempraktekkan dan pada akhirnya siswa membuat laporan perindividual dan sebagai nilai tugas terstruktur di luar kelas.

Wakil Direktur OISCA (Darmanto) menyampaikan dalam sambutannya menerima siswa siswi Boarding School MAN 2 Surakarta, bahwa di OISCA tidak pernah sepi dari kunjungan edukasi baik dari sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai perguruan tinggi (PT). MAN 2 Surakarta sudah ke sekian kalinya mengunjungi OISCA. Bagi beliau welcome untuk semua masyarakat di seluruh Indonesia.

Pada tempat terpisah di ruang pelayanan Direktur OISCA (Mulyono Herlambang) menyampaikan bahwa OISCA setiap tahun menerima siswa untuk dididik sebagai tenaga ahli di bidang pertanian khususnya budidaya tanaman buah-buahan dan sayur sayuran selama selama kurang lebih 9 bulan selanjutnya mereka kembali ke daerah masing-masing dengan bekal ilmu dan dipraktekkan sesuai dengan kebutuhan mereka. Siswa dididik mendapat beasiswa selama pendidikan termasuk biaya hidup tentunya dalam Quota terbatas, tahun ini hanya menerima 15 siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Selanjutnya staf direktur OISCA (Riyan Ahmad Fahrani) memaparkan materi bahwa OISCA berdiri sudah lama sejak tahun 2012 diremikan YAE NOGEI HALL OISCA KARANGANYAR TRAINING CENTER oleh Sponsor MASAMITSU YAE. sampai sekarang terus berusaha melayani masyarakat untuk berbagi pengalaman.

Ghiyats Muhammad Faris Abiyyu salah satu siswa Boarding School MAN 2 Surakarta yang berasal dari Ngawi Jawa Timur ketika ditanya tentang kesannya di OISCA dia mengatakan merasa senang karena belajar di alam terbuka, dusamping mendapat Ilmu dia bercita-cita ingin mempraktekkannya dan ingin punya kebun sendiri di kampung halamanya..

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *