| | |

Semarak Haul Habib Ali, MAN 2 Surakarta Sambut Hangat 140 Jamaah Ponpes Al Ikhlas Assalam Tangerang

SURAKARTA — Suasana malam di kompleks Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Surakarta tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Deru mesin bus yang memecah keheningan malam menandai tibanya rombongan tamu istimewa dari ujung barat Pulau Jawa. Tepat sekitar pukul 21.30 WIB, keluarga besar MAN 2 Surakarta secara resmi menerima kedatangan rombongan keluarga besar Pondok Pesantren Al Ikhlas Assalam yang beralamat di Kabupaten Tangerang, Banten.

Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat langsung oleh jajaran pimpinan MAN 2 Surakarta di lobi madrasah. Total rombongan yang hadir berjumlah 140 jamaah, yang terdiri dari santriwan, santriwati, serta para asatidz pendamping pesantren. Mereka menempuh perjalanan darat ratusan kilometer menuju Kota Bengawan dengan satu niat mulia, yakni menghadiri rangkaian puncak peringatan Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di kawasan Pasar Kliwon, Surakarta.

Penyambutan berlangsung penuh takzim dan kekeluargaan. Setibanya di lokasi, para tamu dipersilakan menuju aula dan ruangan transit yang telah disiapkan khusus oleh pihak madrasah untuk beristirahat, melepas penat, sekaligus menikmati jamuan hangat setelah melintasi perjalanan panjang antar provinsi.

Kepala Tata Usaha (KTU) MAN 2 Surakarta, Febriana Kusanindya Budhara, yang memimpin langsung penerimaan rombongan pada malam hari tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas kesempatan madrasah menjadi bagian dari pelayanan jamaah haul akbar tahunan ini.

“Suatu kehormatan dapat menyemarakkan dan menyambut para tamu dan jamaah Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang diselenggarakan di Solo. Semoga membawa berkah bagi semuanya,” tutur Febriana di hadapan para asatidz dan perwakilan jamaah.

Febriana menambahkan, keterlibatan institusi pendidikan seperti MAN 2 Surakarta dalam memfasilitasi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi para tamu haul merupakan wujud nyata keramahtamahan warga Kota Surakarta sekaligus manifestasi ukhuwah islamiyah. Menurutnya, Haul Solo bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan belaka, melainkan magnet spiritual yang mempersatukan ribuan umat Muslim dari seluruh pelosok nusantara hingga mancanegara.

“Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan fasilitas terbaik yang kami miliki agar bapak, ibu, para asatidz, dan santri dapat beristirahat dengan nyaman, sehingga esok hari dapat mengikuti seluruh rangkaian haul dengan kondisi fisik yang prima dan khusyuk,” tambahnya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *