MAN 2 Surakarta Mengadakan Tes Seleksi PPDB Tahap 2
Surakarta, 9 Juni 2024 – MAN 2 Surakarta kembali mengadakan tes Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap 2 pada hari Minggu, 9 Juni 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus 1 MAN 2 Surakarta dan diikuti oleh 213 peserta didik yang berasal dari SMP, MTS, serta pondok pesantren.
MAN 2 Surakarta membuka tiga program pendidikan, yaitu Program Boarding School, Fullday, dan Reguler. Tes seleksi yang diadakan mencakup Tes Berbasis Komputer (CBT) dan tes literasi dengan durasi pengerjaan selama 95 menit. Setelah itu, tes dilanjutkan dengan wawancara dan tes tahfidz khusus untuk peserta yang memilih Program Boarding School. Sementara itu, peserta yang memilih Program Fullday dan Reguler hanya mengikuti CBT dan wawancara.
Aris Susilo, M.Pd, selaku Ketua Panitia PPDB MAN 2 Surakarta, menyatakan bahwa tes seleksi tahap 2 ini merupakan kelanjutan dari tahap 1 yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Alhamdulillah, tes berjalan dengan lancar. Semoga para peserta dapat memperoleh hasil yang terbaik,” ujar Aris Susilo.
Tes seleksi tahap 2 ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan peserta yang tampak antusias mengikuti setiap tahapan tes. Mereka telah mempersiapkan diri dengan baik, mengingat persaingan untuk masuk ke MAN 2 Surakarta cukup ketat. Program Boarding School menjadi salah satu program yang paling diminati, mengingat program ini menawarkan pendidikan yang terpadu dengan asrama yang mendukung pembinaan karakter dan akademik siswa.
Pada pelaksanaan tes, peserta terlebih dahulu mengikuti Tes Berbasis Komputer (CBT) dan tes literasi. Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan akademik dan literasi peserta secara komprehensif. Durasi pengerjaan tes adalah 95 menit, di mana peserta dihadapkan pada berbagai soal yang mencakup mata pelajaran umum serta kemampuan literasi.
Setelah tes CBT dan literasi selesai, peserta Program Boarding School melanjutkan ke tahapan wawancara dan tes tahfidz. Wawancara dilakukan untuk mengetahui latar belakang, motivasi, serta komitmen peserta dalam mengikuti pendidikan di MAN 2 Surakarta. Sedangkan tes tahfidz bertujuan untuk mengukur kemampuan hafalan Al-Quran peserta.
Untuk peserta Program Fullday dan Reguler, setelah menyelesaikan CBT, mereka hanya mengikuti tahapan wawancara. Hal ini dikarenakan kedua program tersebut tidak memerlukan tes tahfidz seperti Program
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Para peserta datang bersama orang tua mereka, tampak semangat dan optimis dalam mengikuti setiap tahapan tes. Beberapa peserta yang diwawancarai mengungkapkan harapan mereka untuk bisa diterima di MAN 2 Surakarta. “Saya berharap bisa masuk ke Program Boarding School karena saya ingin mendapatkan pendidikan yang lebih intensif dan mendalami hafalan Al-Quran,” kata salah satu peserta.
Ketua Panitia PPDB, Aris Susilo, M.Pd, juga menyampaikan harapannya agar tes seleksi tahap 2 ini bisa berjalan lancar hingga akhir. “Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang agar proses seleksi dapat berlangsung dengan baik. Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka dan mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Aris Susilo.
Aris Susilo juga menambahkan bahwa proses seleksi ini sangat penting untuk menjaring peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik. “MAN 2 Surakarta berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, seleksi ini kami lakukan dengan serius dan profesional,” tambahnya.
Pelaksanaan tes seleksi PPDB tahap 2 di MAN 2 Surakarta berjalan dengan lancar dan tertib. Dengan tiga program yang ditawarkan, yaitu Boarding School, Fullday, dan Reguler, MAN 2 Surakarta memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk memilih program yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. Diharapkan seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan berhasil lolos seleksi untuk melanjutkan pendidikan di MAN 2 Surakarta. Semoga hasil dari tes ini dapat memberikan yang terbaik bagi setiap peserta, sesuai dengan harapan dan impian mereka.
