Mantapkan Langkah Menuju WBK/WBBM, MAN 2 Surakarta Ikuti Penilaian Pendahuluan Zona Integritas
Surakarta (12/2/2026) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Surakarta melaksanakan kegiatan Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MAN 2 Surakarta dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai yang terdiri dari Muhammad Su’bi selaku Kepala Bagian Tata Usaha Biro Ortala Setjen dan Anggi Laksono Sidianto selaku Penelaah Teknis Kebijakan. Kegiatan berlangsung secara sistematis melalui pemaparan Lembar Kerja Eviden (LKE) oleh Tim Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) MAN 2 Surakarta.
Kegiatan diawali dengan presentasi umum oleh Kepala MAN 2 Surakarta, Dr. Lanjar Utami, M.Pd. Dalam paparannya, Lanjar Utami menyampaikan progres pembangunan Zona Integritas di MAN 2 Surakarta, mulai dari penguatan komitmen bersama, pembenahan sistem kerja, hingga berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan.
Salah satu inovasi unggulan yang dipresentasikan adalah program SERABI CINTA (Sekolah Ramah Anak Berdampak Inklusif Cerminan Iman dan Taqwa). Program ini dirumuskan sebagai payung inovasi madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, inklusif, berkarakter, serta selaras dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Selanjutnya, Tim PMPZI MAN 2 Surakarta mempresentasikan Lembar Kerja Eviden (LKE) yang mencakup enam area perubahan, yaitu:
1. Manajemen Perubahan
2. Penataan Tata Laksana
3. Penataan Sistem Manajemen SDM
4. Penguatan Akuntabilitas
5. Penguatan Pengawasan
6. Penguatan Kualitas Pelayanan Publik
Dalam pemaparannya, tim menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan, antara lain penyusunan regulasi internal, digitalisasi layanan administrasi, penguatan sistem pengawasan internal, serta peningkatan kualitas layanan publik berbasis kebutuhan stakeholder.
Tim penilai memberikan sejumlah catatan dan penguatan sebagai bagian dari proses pembinaan, guna memastikan setiap komponen pembangunan Zona Integritas berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penilaian pendahuluan ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi MAN 2 Surakarta untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan menuju predikat WBK dan WBBM.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Surakarta menegaskan komitmennya untuk membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik yang bersih dan melayani. Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan transformasi menyeluruh dalam mewujudkan madrasah yang akuntabel dan terpercaya.
