| | | |

Audiensi Percepatan PHTC Bangunan Cagar Budaya MAN 2 Surakarta

MAN 2 Surakarta — Dalam rangka menindaklanjuti kerusakan pada bangunan cagar budaya MAN 2 Surakarta, madrasah menggelar Audiensi Percepatan Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Tinggalan Cagar Budaya pada Kamis 27 November 2025 di Aula Marwa MAN 2 Surakarta. Agenda ini menjadi langkah strategis untuk memastikan upaya penyelamatan, perbaikan, dan rekonstruksi bangunan cagar budaya dapat segera direalisasikan.

Audiensi ini dihadiri oleh Bapak Restu Gunawan, Direktur Jenderal (Dirjen) Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi dari Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kehadiran beliau memberikan penguatan kebijakan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian bangunan bersejarah, termasuk yang berada di lingkungan pendidikan.

Selain itu, hadir pula Ibu Essy Asiah dari Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, yang turut memberikan pandangan teknis terkait langkah rekonstruksi yang diperlukan. Audiensi ini juga melibatkan unsur Kementerian Agama, di antaranya Bp Ahmad Ulin Nur Hafsun, S.Th.I., M.Pd.I, Kepala Kemenag Kota Surakarta, Kasi penmad Kemenag Kota Surakarta Bp. Rifhamdani Agam Koestyo Nugroho, SH; serta Dr. H. Wahid Arbani, S.Ag., M.Si, Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.

Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, para pemangku kepentingan menyoroti pentingnya percepatan penanganan kerusakan bangunan cagar budaya untuk menjaga nilai historis, arsitektural, serta fungsi pendidikannya. Setelah memaparkan kondisi aktual bangunan, seluruh pihak sepakat bahwa rekonstruksi perlu segera dilakukan dengan memperhatikan kaidah pelestarian dan keaslian arsitektur.

Hasil utama dari audiensi ini adalah kesepakatan untuk segera melakukan rekonstruksi ulang bangunan cagar budaya MAN 2 Surakarta agar dapat kembali seperti bentuk aslinya, sekaligus memastikan keamanan dan keberlanjutan fungsi bangunan bagi proses pembelajaran.

Dengan adanya dukungan lintas kementerian dan lembaga, MAN 2 Surakarta berharap proses perbaikan dapat berjalan cepat dan tepat, sehingga warisan budaya yang bernilai tinggi ini dapat kembali menjadi kebanggaan serta sarana pendidikan yang representatif bagi seluruh civitas madrasah

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *