Bangun Circle Positif, MAN 2 Surakarta Gelar Seminar Kesehatan Mental Bersama Mahasiswa Psikologi UNS
Dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan lingkungan sosial yang sehat, MAN 2 Surakarta menggelar kegiatan Seminar Kesehatan Mental bertema “Circle”, pada Selasa, 9 September 2025 di Aula Utama MAN 2 Surakarta.
Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa dari Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai narasumber utama. Seminar mengangkat topik “Membangun Circle yang Positif”, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya memilih dan membentuk lingkungan pertemanan yang mendukung pertumbuhan mental dan emosional yang sehat.
Dalam pembukaan kegiatan, Sita Kurniasari, selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Penjaminan Mutu, menyampaikan sosialisasi mengenai program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Beliau menekankan peran penting madrasah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara mental dan siap menghadapi tantangan kehidupan masa depan.
Sesi inti diisi oleh para mahasiswa dari Fakultas Psikologi UNS yang membawakan seminar secara interaktif dan komunikatif. Mereka membahas bagaimana pertemanan yang sehat dapat membantu seseorang mengelola stres, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun empati. Peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar dinamika pertemanan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa. Banyak di antara mereka merasa lebih terbuka dan sadar akan pentingnya membangun “circle” atau lingkaran pertemanan yang positif dan suportif. Seminar ini juga memberikan ruang refleksi bagi siswa untuk menilai kembali hubungan sosial mereka dan memperbaiki interaksi sehari-hari demi kesehatan mental yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Surakarta menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mendukung tumbuh kembang mental dan sosial siswa. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pembinaan karakter siswa.
