GenRe Educational Space (GAS): Kolaborasi Edukatif MAN 2 Surakarta Cegah Triad GenRe dan Bullying
Surakarta — MAN 2 Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan *GenRe Educational Space (GAS)* yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026 di Aula Marwa MAN 2 Surakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PIK-R PEDULI SEJIWA MAN 2 Surakarta bersama DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kota Surakarta serta Forum Duta GenRe Kota Surakarta.
Kegiatan GAS Kota Surakarta Tahun 2026 ini bertujuan untuk mensosialisasikan Triad GenRe kepada siswa-siswi yang tergabung dalam PIK-R PEDULI SEJIWA. Triad GenRe sendiri mencakup tiga risiko utama yang dihadapi remaja, yaitu pernikahan dini, seks pra-nikah, dan penyalahgunaan NAPZA, yang harus dihindari demi menjaga masa depan generasi muda.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Ibu Metaliza Zubair, S.Si.T, M.M dari DP3AP2KB dan Ibu Yeni selaku Penyuluh Keluarga Berencana dari PLKB Sriwedari. Selain itu, Forum Duta GenRe Kota Surakarta diwakili oleh Muhammad Aufaa Alhafizh dan Farah Aulia sebagai Duta GenRe Kota Surakarta Tahun 2025.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Plt. Kepala MAN 2 Surakarta, Ibu Sita Kurniasari, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau memaparkan pentingnya peran PIK-R sebagai bagian dari program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Ia juga menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mengoptimalkan sosialisasi program kependudukan di lingkungan madrasah.
Selanjutnya, Ibu Metaliza menyampaikan paparan mengenai program GenRe Educational Space sebagai salah satu upaya strategis DP3AP2KB dalam memberikan edukasi kepada remaja di sekolah. Ia menyoroti meningkatnya kasus pernikahan di bawah umur yang menjadi perhatian serius dan perlu penanganan bersama.
Memasuki sesi inti, Duta GenRe Kota Surakarta Tahun 2025 menyampaikan materi bertema “Stop Bullying”. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman filosofi PIK-R PEDULI SEJIWA, filosofi Salam GenRe, serta fenomena bullying beserta upaya pencegahan dan penanganannya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi kelompok kecil. Para peserta dengan antusias berdiskusi dan mengemukakan pendapat terkait berbagai kasus bullying yang terjadi di lingkungan remaja. Diskusi ini menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran bagi siswa dalam memahami dampak serta solusi terhadap perilaku bullying.
Melalui kegiatan ini, diharapkan wawasan siswa mengenai isu-isu Triad GenRe semakin meningkat. Siswa yang tergabung dalam Tim PIK-R PEDULI SEJIWA diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menginisiasi sosialisasi kepada seluruh warga madrasah.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan ini akan berlanjut dalam bentuk rangkaian sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa bulan ke depan, guna memperkuat edukasi dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga masa depan generasi muda.
